Kasus Antasari, bukan hanya skandal cinta segitiga, melainkan sudah lama direncanakan pihak tertentu untuk merusak citra KPK.

Pengamat intelijen Dr AC Manullang menilai, kasus yang menyeret Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Antasari Azhar bukan hanya skandal cinta segitiga, melainkan sudah lama direncanakan pihak tertentu untuk merusak citra KPK.

“Kasus ini tipis kemungkinannya karena cinta segitiga. Antasari sudah masuk perangkap, karena sudah lama direncanakan pihak tertentu untuk merusak citra KPK yang dipimpinnya,” kata Manullang ketika dihubungi di Jakarta, Minggu (3/5) petang.

Menurut Manullang, sudah rahasia umum Presiden SBY berhasil memberantas korupsi dan lembaga yang menangani adalah KPK. Untuk merusak citra SBY tersebut, dilakukan berbagai upaya di antaranya menggunakan perempuan seperti Rani Juliani, 22, sebagai umpan.

“Jadi, Rani Juliani itu saya nilai hanya merupakan umpan. Dan Antasari terperangkap dengan umpan tersebut, sehingga kasus itu bukan karena skandal asmara melainkan ada upaya perusakan citra, baik untuk SBY maupun KPK,” ujarnya.

Rani adalah seorang caddy (pemungut bola golf) di Padang Golf Modern Land, Cikokol, Kota Tangerang yang namanya dikaitkan dengan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen.
Sebuah blog yang diduga milik Rani beralamat di rani-juliani.blogspot.com langsung diminati banyak orang. Meski, hanya ada dua posting, masing-masing pada 25 November 2008, blog itu langsung diserbu banyak komentar.
Rani memasang fotonya saat berambut panjang dan tengah mengenakan bandana warna merah putih dengan T-Shirt putih pendek dan rok kotak-kotak warna cokelat. Ia memperkenalkan diri sebagai seorang gadis yang manis.
Di blognya diketahui Rani kuliah di STMIK Raharja di Cikokol, Kota Tangerang. Ini tersurat dalam posting pertamanya berjudul Mengapa Saya Memilih Perguruan Tinggi Raharja?
Bisa jadi Rani adalah saksi kunci dalam kasus pembunuhan Nasrudin. Sayang, sejak kasus ini mengemuka, Rani menghilang. Tak heran jika blog Rani pun sejak kemarin kebanjiran pengunjung, bahkan puluhan ribu pengkases telah masuk ke blognya.
Hingga kemarin, blog Rani yang aktif sejak 28 November 2008 itu tercatat
dikunjungi 66.000 orang lebih. Dalam komentarnya, para pengunjung blog Rani beragam. Ada yang memaki perempuan manis ini dan ada pula yang menunjukkan empati dengan memintanya bersabar. Dan terbanyak adalah komentar yang meminta
Rani mau mengungkap kebenaran dalam kasus Nasrudin-Antasari.
Juga ada yang wanti-wanti Rani agar hati-hati dan mencari perlindungan. “Hati-hati Rani, soalnya kamu saksi kunci, minta perlindungan ke pihak berwenang dan jangan mau diiming-imingi materi. Ikuti hati nuranimu dan ungkapkan apa yang sebenarnya terjadi,” tulis pengakses blok Rani.
Lebih lanjut AC Manullang mengatakan, kasus ini paling tidak ada hubungannya dengan situasi politik menjelang pemiilhan presiden (pilpres) Juli 2009. “Kalau Antasari ditangkap, maka citra yang selama ini dibangun SBY dalam memberantas korupsi semakin jelek. Begitu juga kalau Antasari dibebaskan, maka lembaga yang dipimpinnya, yaitu KPK akan berimbas menjadi jelek. Artinya seluruh masyarakat, termasuk dunia sudah menyoroti kasus ini.

Dan ini jelas ada yang bermain,” tegas Manullang.
Secara terpisah, Presiden SBY angkat bicara soal kasus pembunuhan Nasrudin yang diduga menyeret Antasari. Menurut SBY, kasus ini adalah masalah yang sangat serius.

“Sangkaan terhadap AA, Ketua KPK, atas kasus pembunuhan yang diungkap
kepolisian, adalah masalah serius,” kata SBY di sela pertemuan Asian Development Bank (ADB) di Hotel Interconcinental Jimbaran, Bali, Minggu (3/5).

SBY mengatakan, tidak ada yang kebal hukum di Indonesia. Termasuk kepada Antasari, pihak kepolisian diminta menegakkan hukum secara profesional dan transparan. “Sehingga masyarakat tahu sesungguhnya, jangan ada pembelokan sehingga keadilan gagal ditegakkan,” tambah SBY.

Diintai

Sementara itu, bukan hanya Rani yang menghilang dari rumahnya di Kampung Kosong RT 01/07 No 8, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Seluruh keluarganya yakni Endang, ayahnya, Ny Kusnaini alias Engkus, ibunya, dan Adi, adiknya, juga menghilang
Pantauan Minggu (3/5) siang, rumah itu sepi dan pintu pagar teras digembok.

Selain terlihat tumpukan sepatu di rak yang agak berantakan di teras samping, sejumlah helm sudah berdebu tergantung di tembok samping, lampu yang menyala hanya lampu hias di teras ruang tamu luar.

Menurut sejumlah warga, dua hari lalu lampu itu belum menyala. Mereka menduga lampu itu dinyalakan Sabtu (2/5). “Kayaknya lampu itu dinyalakan si Adi, adiknya Rani. Sebab, pemuda itu pernah kelihatan sebentar ada di teras rumah sedang membawa tas dan kemudian pergi melalui jalan kampung menuju ke jalan besar Serpong sana,” ujar Jaelani, seorang warga.

Halaman rumah dipenuhi tanaman aneka bunga dalam pot. Namun seluruh tanaman itu nyaris mati karena sudah sebulan tidak disiram. Rani maupun ibunya dikenal suka tanaman. Dan, kabarnya sebagian tanaman yang ada di halaman itu adalah pemberian Nasrudin.
Namun warga mengaku akhir-akhir ini sering melihat beberapa lelaki mengintai dengan cara berkali-kali lewat di depan rumah Rani. “Saya sering melihat ada beberapa laki-laki berbadan tegap datang. Mereka hanya melihat-lihat kemudian pergi,” kata Siti, salah seorang tetangga. wk/ant SURYA ONLONE
sumber dari http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/05/04/kasus-antasari-bukan-hanya-skandal-cinta-segitiga-melainkan-sudah-lama-direncanakan-pihak-tertentu-untuk-merusak-citra-kpk/

Ditulis dalam pemilu. Tag: , , , . 4 Comments »

4 Tanggapan to “Kasus Antasari, bukan hanya skandal cinta segitiga, melainkan sudah lama direncanakan pihak tertentu untuk merusak citra KPK.”

  1. boss Says:

    memang jelas ini sebuah permainan, tapi tetap yg jadi korban terbesar adalah “Negara ini”!

  2. Lowongan Kedubes Says:

    Mungkin juga benar, karena masa sih hanya gara-gara seorang caddy antasari bisa seperti sekarang…rasanya kalo cuma hal itu saya kurang percaya

  3. asatangam Says:

    Saya setuju dengan pendapat di atas, dan lagi pula masa orang minta tolong kepada oknum polisi untukmerencanakan pembunuhan ? banyak kejanggalan lain yang tidak logis yang kalau secara objektif ditelaah menurut saya tidak mungkin dilakukan oleh Bp. Antasari, harapan kita agar penyidik juga membuka ruang untuk menelaah dan melakukan penyelidikan atas asumsi-asumsi yang lain demi tercapainya keadilan, jangan terfokus kepada cerita cinta segitiga saja yang nota bene terlalu sumir untuk dijadikan motif.

  4. Joko Says:

    Bangsa kita memang aneh, kalo ada yg mo bener dirusak klo ada yg rusak dibiarin… makanya susah maju…mlarat trus….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: